300 Mahasiswa ULM KKN di 19 Desa Tanah Bumbu, Bupati Dorong Gerakan Pilah dan Olah Sampah

Kabarsiar, Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengapresiasi kontribusi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup yang melibatkan 300 mahasiswa di 19 desa di Kabupaten Tanah Bumbu.

Apresiasi tersebut disampaikan Andi Rudi Latif saat acara penarikan peserta sekaligus ekspose KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM Tahun 2026 di Joglo Merah Putih, kawasan Bandara Bersujud, Senin (10/8/2026) malam.

Menurut Bupati, pelaksanaan KKN menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan ULM dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai tidak hanya menyentuh aspek pembangunan, tetapi juga kehidupan sosial, tradisi, budaya, dan lingkungan masyarakat desa.

“Sungguh membanggakan bahwa sinergisitas antara Pemkab Tanbu dan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin terjalin dengan sangat luar biasa baik melalui berbagai program yang ada,” ujarnya.

Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada Rektor ULM, civitas akademika, dan seluruh mahasiswa yang telah berkontribusi melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat selama berada di Tanah Bumbu.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Lambung Mangkurat beserta seluruh civitas akademika, termasuk adik-adik mahasiswa yang telah bersama-sama mendukung berbagai program unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.

Salah satu program yang mendapat perhatian Bupati adalah pengelolaan sampah melalui program “Kabupaten Tanah Bumbu ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” dengan Gerakan Aksi Pilah dan Olah Sampah dari Sumbernya.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia pendidikan, perguruan tinggi, serta berbagai pihak lainnya agar pengelolaan sampah dapat dilakukan sejak dari sumbernya.

Ia menilai edukasi dan aksi nyata yang dilakukan mahasiswa melalui KKN dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan duka cita atas musibah kecelakaan yang menimpa peserta KKN Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdlatul Ulama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Segala amal ibadahnya diterima, serta segala kekhilafan dan dosa-dosanya mendapatkan ampunan-Nya,” tuturnya.

Ia turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sementara itu, Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama mahasiswa menjalankan KKN.

Menurutnya, dukungan Pemkab Tanah Bumbu, termasuk penyediaan tempat tinggal dan berbagai fasilitas, turut membantu kelancaran pelaksanaan program KKN di lapangan.

“Saya ucapkan terima kasih, khususnya kepada Bupati, yang sangat membantu melancarkan pelaksanaan KKN mahasiswa dengan berbagai fasilitas yang disediakan,” ujarnya.

Rektor ULM juga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ketika terjadi insiden yang melibatkan sejumlah mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, dukungan dan penanganan cepat pemerintah daerah sangat membantu dalam menghadapi situasi tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada perwakilan mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Penarikan peserta tersebut sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Berita Populer