308 Jamaah Haji Kotabaru Siap Berangkat, Pemda Matangkan Persiapan

Kabarsiar, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen memberikan pelayanan prima guna menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah haji tahun 1447 H/2026 M. Hal tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi pemantapan yang digelar di ruang Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Senin (6/04/2026).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Minggu Basuki, menyatakan bahwa seluruh aspek teknis, mulai dari manajemen waktu perjalanan, layanan konsumsi, hingga pengaturan jadwal ibadah selama di perjalanan, telah dipersiapkan secara detail.

Ia menekankan pentingnya manajemen waktu agar jamaah tetap dapat menjalankan salat dengan baik, meskipun berada dalam perjalanan menuju embarkasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, Herman Prasetio, menjelaskan bahwa jumlah jamaah haji asal Kotabaru tahun ini sebanyak 308 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 13 sebanyak 301 jamaah, kloter 17 sebanyak 2 jamaah, dan kloter 19 sebanyak 5 jamaah.

“Untuk tahun 2026 ini sebanyak 360 jamaah Kotabaru–Tanah Bumbu tergabung dalam kloter 13, dengan rincian 301 jamaah asal Kotabaru didampingi 4 petugas kloter dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 53 jamaah dari Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh jamaah dalam kloter 13 dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada 10 Mei 2026 pukul 21.00 Wita dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 11 Mei 2026.

“Jadwal masuk embarkasi pada malam hari ini menjadi perhatian khusus karena berbeda dengan tahun sebelumnya yang umumnya pagi hari. Sehingga perlu disiapkan tempat istirahat bagi jamaah sebelum keberangkatan,” tambahnya.

Dari total jamaah Kotabaru tersebut, sekitar 131 orang termasuk kategori berisiko tinggi sehingga memerlukan perhatian khusus selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah.

Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.

“Pemerintah daerah tetap memfasilitasi keberangkatan jamaah, termasuk penyediaan transportasi, petugas kesehatan di setiap bus, serta satu unit ambulans yang akan mengiringi perjalanan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mempertimbangkan penyediaan tempat menginap sementara, mengingat adanya perubahan jadwal yang mengharuskan jamaah berangkat dari rumah sejak dini hari.

Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan seluruh jamaah haji asal Kotabaru dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan dalam kondisi sehat. Pemerintah daerah juga mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik serta mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga di Tanah Suci.

Berita Populer