Kabarsiar, Tanah Bumbu — Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia menggelar malam inaugurasi Hari Ulang Tahun ke-25 pada Sabtu, 31 Januari 2026. Perayaan tersebut menjadi penanda perjalanan seperempat abad BPOM dalam memperkuat peran pengawasan obat dan makanan demi perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia.
Peringatan HUT ke-25 BPOM dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan 76 Unit Pelaksana Teknis di 37 provinsi. Lebih dari 6.500 pegawai BPOM dari seluruh Indonesia turut ambil bagian dengan mengenakan pakaian adat Nusantara, mencerminkan semangat kebhinekaan dan persatuan dalam pengabdian kepada negara.
Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 25 tahun menandai fase kematangan BPOM sebagai institusi strategis negara. Ia menegaskan capaian yang diraih selama ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BPOM yang berlandaskan integritas, profesionalisme, serta inovasi berkelanjutan.
Menurut Taruna Ikrar, partisipasi ribuan pegawai dengan balutan pakaian adat tidak sekadar bersifat seremoni, melainkan menjadi simbol komitmen BPOM dalam merawat nilai-nilai budaya bangsa di tengah tantangan global. Kegiatan tersebut juga dinilai sebagai salah satu capaian rekor yang menunjukkan soliditas organisasi BPOM secara nasional.
Dalam rangkaian malam inaugurasi tersebut, BPOM turut menyerahkan piala, piagam, dan medali penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pihak yang dinilai memiliki kontribusi signifikan bagi Indonesia. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang berdampak luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satu penerima penghargaan adalah Hj. Nur Andi Arinawati Arsyad, yang akrab disapa Andi Rina. Ia menerima penghargaan Prestasi Indonesia–Dunia dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia atas kontribusinya dalam kegiatan Penanaman Sejuta Pohon Secara Serentak.
Program penanaman sejuta pohon tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan alam. Kegiatan ini juga memiliki keunikan karena melibatkan peserta yang mengenakan pakaian adat Nusantara, sehingga memadukan kepedulian lingkungan dengan pelestarian budaya.
Andi Rina dinilai berhasil menginisiasi dan mengoordinasikan gerakan lingkungan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas daerah. Kontribusi tersebut dianggap memberikan dampak nyata serta menjadi contoh praktik baik dalam membangun gerakan lingkungan yang inklusif dan berkelanjutan.
Malam inaugurasi HUT ke-25 BPOM ditutup dengan suasana optimisme dan kebersamaan. Melalui momentum ini, BPOM meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menjaga kepercayaan publik dalam mewujudkan Indonesia yang sehat dan berdaya saing global.


