Kabarsiar, Batulicin – PT Eshan Agro Sentosa (EAS Group) resmi menandai penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis SAP S/4HANA melalui acara syukuran yang digelar di Jhonlin Office Building lantai 6, Jumat (13/2/2026) pukul 09.00 WITA. Momentum ini menjadi tonggak penting transformasi digital perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit tersebut dalam memperkuat tata kelola, integrasi data, dan efektivitas operasional bisnis.
Acara ini dihadiri jajaran direksi dan manajemen EAS Group, manajemen Jhonlin Group, perwakilan NTT Data Business Solutions, SAP Indonesia, serta Eclectic Indonesia. Sistem SAP S/4HANA berbasis private cloud melalui skema RISE with SAP tersebut telah resmi beroperasi penuh (go live) sejak 13 Januari 2026.
Direktur Utama EAS Group, Bambang Aria Wisena, mengatakan implementasi SAP S/4HANA merupakan respons strategis atas pertumbuhan bisnis yang kian kompleks. Menurutnya, peningkatan skala usaha menuntut sistem terintegrasi yang mampu menyajikan data secara cepat, akurat, dan real time guna mendukung pengambilan keputusan manajemen.
“SAP S/4HANA kami pilih karena sistem ini teruji, terintegrasi dari hulu ke hilir, dan mampu menyajikan data secara real time. Ini bukan sekadar perubahan sistem, tetapi bagian dari transformasi digital perusahaan,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, proses implementasi dilakukan secara bertahap dan intensif, mulai dari kickoff ceremonial, penyusunan blueprint dan workshop, System Integration Test (SIT), User Acceptance Test (UAT), hingga pelatihan key user dan end user. Rangkaian tersebut menjadi fondasi penting sebelum sistem dijalankan sebagai standar operasional baru perusahaan.
Managing Director NTT Data Business Solutions Indonesia, Davian Omas, menilai implementasi SAP S/4HANA di EAS Group menjadi momentum perubahan pola kerja dan pola pikir organisasi, khususnya dalam memperkuat fungsi controlling dan efisiensi proses bisnis.
Sementara itu, perwakilan SAP S/4HANA Indonesia, Diana, menegaskan keberhasilan proyek ini merupakan hasil kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan. “Proses workshop dan diskusi yang kami jalani bersama tidak mudah, namun justru di situlah kekuatan kolaborasi terbentuk. SAP S/4HANA ini bukan hanya perubahan sistem, melainkan transformasi platform bisnis yang lebih modern, terintegrasi dengan cloud, dan menjadi fondasi operasional yang berkelanjutan bagi EAS Group,” ujar Diana.
Ia menambahkan, SAP memiliki pengalaman kuat di industri perkebunan dan berbasis aset, sehingga solusi end-to-end yang diterapkan di EAS Group diharapkan mampu mendukung fungsi keuangan, pengendalian internal, serta pertumbuhan bisnis jangka panjang. Acara ditutup dengan pemaparan hasil implementasi, penyerahan plakat, dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya fase baru transformasi digital perusahaan.


