Danantara Indonesia Perkuat Fondasi Pengelolaan Investasi Negara

Kabarsiar, Jakarta – Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, para menteri Kabinet Merah Putih, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.

Menurutnya, Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia kini memiliki lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian satu tahun pertama ini baru merupakan awal dari perjalanan panjang penguatan pengelolaan aset negara.

“Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Perayaan satu tahun perjalanan Danantara mengusung tema “Satu Danantara”, yang mencerminkan semangat kolaborasi seluruh BUMN dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional serta menciptakan dampak pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan bahwa tahun pertama perjalanan lembaga tersebut difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat, sekaligus memastikan arah pengelolaan investasi negara tetap berpijak pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya.

Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur pengelolaan aset negara, tetapi juga melalui berbagai inisiatif sosial yang mendukung pembangunan sumber daya manusia.

Dalam momentum tersebut, dilakukan pula penyerahan simbolis sebanyak 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh berbagai BUMN sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan serta persiapan generasi emas Indonesia.

Salah satu perusahaan yang turut berpartisipasi dalam program tersebut adalah PT PLN (Persero) yang menyalurkan 5.000 paket perlengkapan sekolah bagi siswa di Provinsi Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Papua Selatan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa keterlibatan PLN dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Ia menilai pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak Indonesia.

“Bagi PLN, pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak Indonesia. Kami berharap pemberian paket perlengkapan sekolah ini dapat menumbuhkan semangat belajar serta memberikan motivasi bagi mereka untuk terus meraih cita-cita,” katanya.

Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia.

Rosan Roeslani menegaskan bahwa tahun pertama merupakan fase pembangunan fondasi kelembagaan, sementara langkah ke depan akan difokuskan pada peningkatan kinerja melalui tata kelola yang kuat dan pengelolaan investasi strategis bagi perekonomian nasional.

Berita Populer