Kabarsiar, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya dari keluarga prasejahtera.
Ajakan untuk memanfaatkan peluang tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, dalam kegiatan Halal Bihalal IPNU-IPPNU Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (18/4/2026).
Dalam pemaparannya bertajuk “Peran BAZNAS dalam Penguatan Pendidikan untuk Menciptakan Generasi Unggul Masa Depan”, Idy menegaskan bahwa pendidikan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional serta visi menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menjelaskan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan salah satu program prioritas yang dirancang untuk memperluas kesempatan pendidikan. Program ini juga mendukung pencapaian target pembangunan nasional, termasuk dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Asta Cita.
“Program BCB merupakan salah satu prioritas BAZNAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ini selaras dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN serta Asta Cita,” ujar Idy.
Menurutnya, hingga saat ini program tersebut telah bekerja sama dengan 223 kampus yang terdiri dari 171 perguruan tinggi di seluruh Indonesia serta 52 Ma’had Aly. Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau 2.904 penerima manfaat dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi. Ia mengapresiasi komitmen BAZNAS dalam memperkuat sektor pendidikan melalui program beasiswa.
Noorhaidi berharap program tersebut dapat terus diperluas agar semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. Ia juga mendorong para kader muda untuk memanfaatkan peluang yang tersedia, termasuk kesempatan kuliah dan bekerja di luar negeri.
“Para kader muda silakan memanfaatkan peluang kuliah dan bekerja di luar negeri melalui program BAZNAS,” katanya.


