Kabarsiar, Jakarta – Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan, Andi Rustianto melakukan silaturahmi dengan Fahri Hamzah di Jakarta dalam rangka memperkuat komunikasi sekaligus meminta nasihat terkait arah gerakan kepemudaan di Kalimantan Selatan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi mengenai peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah, penguatan organisasi kepemudaan, hingga pentingnya melahirkan generasi muda yang kritis, produktif, dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, Andi Rustianto menyampaikan bahwa KNPI Kalsel ingin hadir sebagai rumah besar pemuda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, kader, dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta daerah.
“Pemuda harus terus belajar kepada para tokoh yang memiliki pengalaman panjang dalam organisasi, politik, dan kebangsaan. Nasihat dan pandangan beliau menjadi bekal penting bagi kami dalam menjalankan amanah kepemudaan,” ujarnya.
Menurut Andi, KNPI Kalsel ke depan akan mendorong pemuda agar lebih produktif, santun, kritis, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan Banua.
Ia menegaskan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan, melainkan harus ikut mengambil peran dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial maupun pembangunan daerah.
“KNPI harus menjadi rumah besar pemuda. Kita ingin pemuda Banua bertumbuh dalam pikiran, karakter, kepemimpinan, ekonomi, dan pengabdian sosial,” tambahnya.
Silaturahmi tersebut juga dimaknai sebagai bentuk komitmen Andi Rustianto untuk terus memperluas komunikasi dengan tokoh nasional guna memperkuat arah gerakan KNPI Kalsel agar semakin matang, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Di akhir pertemuan, Andi menegaskan bahwa pemuda hari ini harus berani mengambil peran, menjaga persatuan, serta membangun daerah dengan gagasan yang sehat dan tindakan nyata demi kemajuan Banua.


