Sistem Penilaian Baru ASN HST Gunakan Metode Polri, Dorong Birokrasi Modern

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai menerapkan sistem penilaian khusus dalam upaya membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih kompeten, profesional, dan siap menghadapi tuntutan birokrasi modern.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Assessment Center milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan disosialisasikan dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sekretariat Daerah HST, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Administrasi Umum Setda HST, Syahriani Effendi, yang mewakili Bupati HST. Ia menegaskan bahwa penilaian kompetensi menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas, profesional, dan terpercaya.

Menurutnya, tuntutan terhadap aparatur saat ini tidak lagi terbatas pada kemampuan administratif, tetapi juga mencakup integritas, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang cepat di era pelayanan publik modern.

“Di era birokrasi modern saat ini, ASN tidak hanya dituntut mampu bekerja secara administratif, tetapi juga harus memiliki kompetensi, integritas, kemampuan kepemimpinan, serta kecakapan menghadapi dinamika pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menilai kerja sama dengan Assessment Center Polri merupakan langkah tepat karena metode tersebut telah terbukti menghasilkan penilaian yang terukur, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara profesional maupun hukum.

Dengan sistem ini, pengembangan karir ASN diharapkan dapat dilakukan lebih terarah, sekaligus memastikan penempatan jabatan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi perangkat daerah.

“Melalui proses ini diharapkan akan lahir aparatur yang benar-benar sesuai dengan kapasitas dan kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Bagbinkar Biro SDM Polda Kalimantan Selatan, Kompol Saparyanto, menjelaskan bahwa Assessment Center Polri telah digunakan oleh berbagai kementerian, pemerintah daerah, hingga sejumlah instansi dan perusahaan di Indonesia.

Ia juga menyebutkan lembaga tersebut telah mengantongi akreditasi tertinggi dengan kategori A atau unggul, yang menunjukkan standar kualitas penilaian yang kredibel dan diakui secara nasional.

“Hingga akhir tahun, banyak pihak yang melaksanakan asesmen melalui Polri, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Melalui penerapan sistem ini, Pemerintah Kabupaten HST berharap kualitas kinerja ASN semakin meningkat, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Berita Populer