Kabarsiar, Tanah Bumbu – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-5 Tingkat Kecamatan Teluk Kepayang Tahun 2026 resmi dibuka di Desa Tibarau Panjang, Sabtu (27/6/2026). Sebanyak 283 peserta dari delapan desa ambil bagian dalam ajang yang mempertandingkan 24 cabang lomba tersebut.
Pembukaan MTQN dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Administrasi Umum, M. Yamani.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan M. Yamani, pelaksanaan MTQN diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan MTQN sebagai ajang menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan, sportivitas, dan semangat ukhuwah Islamiyah.
Kepada dewan hakim, M. Yamani berpesan agar memberikan penilaian secara objektif dan penuh tanggung jawab. Sementara kepada panitia pelaksana, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
Ia berharap MTQN ke-5 Tingkat Kecamatan Teluk Kepayang mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi hingga mampu mengharumkan nama Tanah Bumbu di tingkat provinsi maupun nasional.
“Semoga melalui MTQN ke-5 Tingkat Kecamatan Teluk Kepayang Tahun 2026 akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi bahkan nasional. Mari jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” katanya.
Sementara itu, Camat Teluk Kepayang, H. Joni Suwarno, melaporkan MTQN tahun ini diikuti 283 peserta yang berasal dari delapan desa, yakni Desa Tibarau Panjang, Guntung, Darasan Binjai, Tapus, Teluk Kepayang, Hati’if, Mangkalapi, dan Batu Bulan.
Sebanyak 24 cabang lomba dipertandingkan, meliputi cabang tilawah dan qira’at kategori anak, remaja, dewasa, tartil, mujawwad, dan murattal. Selain itu terdapat cabang hifzil Qur’an kategori 1, 5, 10, 20 hingga 30 juz, cabang kaligrafi (khat) meliputi dekorasi, kontemporer, hiasan mushaf, dan naskah, serta cabang lainnya seperti fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, M2Q, hafalan hadis, administrasi TPQ, rebana, dan pawai ta’aruf.
Joni berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengharapkan kegiatan ini berjalan lancar serta membawa berkah dan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mengamalkan kehidupan Qur’ani,” ujarnya.


