Cambridge Competition HST Hadirkan 1.603 Peserta, Asah Kemampuan Bahasa Inggris Pelajar

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Cambridge Competition 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) diikuti 1.603 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat global.

Antusiasme peserta terlihat sejak tahapan seleksi hingga grand final yang digelar di Pendopo Bupati HST, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 60 finalis terbaik dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Balangan berhasil melaju ke babak puncak kompetisi.

Tingginya jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya kesadaran pelajar terhadap pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan HST, Alamsyah Mappaompo, mengatakan Cambridge Competition tidak sekadar menjadi ajang mencari juara, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi peserta didik sejak jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi sarana mengukur kemampuan berbahasa Inggris sekaligus menumbuhkan semangat belajar, daya saing, sportivitas, dan rasa percaya diri melalui persaingan yang sehat.

“Cambridge Competition menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, menumbuhkan sikap kompetitif yang sehat, sportivitas, serta kepercayaan diri. Kami berharap lahir generasi yang siap bersaing di tingkat lokal, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Dari total 1.603 peserta yang mengikuti proses seleksi, hanya 60 siswa terbaik yang berhasil melaju ke grand final. Mereka berkompetisi pada kategori spelling dan storytelling sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Selain menjadi ajang unjuk prestasi, kompetisi tersebut juga melatih kemampuan berbicara di depan publik serta keterampilan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan piala, sertifikat, uang pembinaan, serta potongan biaya pendidikan kepada para pemenang pada setiap kategori perlombaan.

Sementara itu, Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi yang mewakili Bupati HST Samsul Rizal menilai Cambridge Competition merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“Penguasaan bahasa Inggris merupakan bekal penting untuk membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan berbagai peluang di masa depan. Namun kecerdasan harus selalu berjalan seiring dengan akhlak dan karakter yang baik,” katanya.

Ia berharap Cambridge Competition terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas sehingga mampu melahirkan lebih banyak pelajar berprestasi, meningkatkan mutu pendidikan di daerah, serta mengantarkan generasi muda Hulu Sungai Tengah bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.

Berita Populer