BPBD Balangan Susun Peta Jalur Evakuasi di Enam Desa, Perkuat Kesiapsiagaan Banjir Bandang

Kabarsiar, Balangan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memfasilitasi pembuatan peta jalur evakuasi bencana di enam desa sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, khususnya banjir bandang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (5/8/2026) dalam rangka memenuhi Lampiran Dokumen Rencana Kontingensi Banjir Bandang Kabupaten Balangan 2026–2029.

Enam desa yang menjadi lokasi fasilitasi yakni Desa Mayanau, Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Gunung Batu, Sungsum, dan Ju’uh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, melalui Penelaah Teknis Kebijakan, Rizky Rahmatillah, mengatakan keberadaan peta jalur evakuasi sangat penting sebagai panduan masyarakat ketika bencana terjadi.

Menurutnya, peta tersebut menjadi acuan agar proses evakuasi dapat dilakukan secara cepat, tertib, dan tepat sasaran sehingga risiko korban jiwa dapat ditekan.

“Peta evakuasi akan mempercepat proses evakuasi masyarakat ke titik aman saat bencana terjadi,” jelas Rizky.

Selain mempercepat evakuasi, keberadaan peta juga dinilai dapat mengurangi kepanikan masyarakat karena warga telah mengetahui jalur yang harus dilalui serta lokasi tempat berkumpul yang aman.

Peta tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan desa dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir bandang, sekaligus menjadi dasar koordinasi antara BPBD, pemerintah desa, TNI/Polri, dan relawan saat kondisi tanggap darurat.

BPBD Balangan berharap keberadaan peta jalur evakuasi di enam desa tersebut dapat meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Ke depan, peta jalur evakuasi juga akan terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan dan disosialisasikan secara luas agar masyarakat memahami jalur evakuasi serta titik aman di wilayah masing-masing.

“Kami ingin setiap desa memiliki panduan yang jelas. Ketika bencana datang, masyarakat tahu harus ke mana, melalui jalur mana, dan berkumpul di mana. Ini adalah investasi keselamatan,” pungkas Rizky.

Berita Populer