Kabarsiar, Banjarbaru – Empat tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru meraih penghargaan dalam Seleksi Penganugerahan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Puncak Acara Penganugerahan yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan di Himalaya Ballroom Lantai 4 Hotel Banjarmasin International (HBI), Kota Banjarmasin, Rabu (26/8/2026).
Keempat nakes RSD Idaman tersebut berhasil meraih penghargaan di sejumlah kategori melalui inovasi yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
Rosida Arisanti, Amd.AK meraih Terbaik I kategori Teknik Biomedika (ATLM) melalui inovasi “Dandaman” atau Aplikasi Donor Darah Idaman. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk mempermudah pengelolaan informasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan donor darah di lingkungan RSD Idaman.
Selanjutnya, Ns. Akhmad Azhar Basyir, S.Kep. meraih Terbaik II kategori Keperawatan melalui inovasi “SI IDAMAN BERKAH”, yakni Sistem Identifikasi dan Monitoring Aktivitas Ibadah serta Nilai Rohaniah Berbasis Keperawatan Holistik.
Inovasi tersebut mengintegrasikan aspek spiritual dalam asuhan keperawatan sehingga kebutuhan psikologis dan rohani pasien dapat diperhatikan secara seimbang dengan perawatan fisik.
Sementara itu, dr. William Saputra Sapang meraih Terbaik III kategori Dokter melalui inovasi “Kartu Resusitasi Neonatus”. Inovasi tersebut menjadi sarana pendukung bagi tenaga medis dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketepatan tindakan resusitasi pada bayi baru lahir yang membutuhkan penanganan cepat.
Penghargaan lainnya diraih dr. Dyah Paramita, Sp.B yang memperoleh Terbaik III kategori Dokter Spesialis (Bedah) melalui inovasi “PARAMITA” atau Panduan Rawat Luka Mandiri Tanpa Takut.
Program tersebut memberikan edukasi interaktif kepada pasien agar mampu melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah dengan metode yang tepat, aman, dan percaya diri.
Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, MMRS, mengapresiasi capaian empat tenaga kesehatan tersebut. Menurutnya, penghargaan tersebut menunjukkan dedikasi, kompetensi, serta semangat inovasi yang terus dikembangkan jajaran RSD Idaman.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi empat nakes kami yang sukses meraih predikat Nakes Teladan tingkat provinsi tahun ini. Capaian ini membuktikan bahwa tenaga kesehatan RSD Idaman memiliki dedikasi, kompetensi tinggi, serta semangat inovasi yang berkelanjutan demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Danny.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para penerima penghargaan, tetapi juga menjadi prestasi bersama seluruh keluarga besar RSD Idaman Kota Banjarbaru.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dikembangkan para nakes diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendorong tenaga kesehatan lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Inovasi yang dihadirkan memberikan dampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan. Kami berharap raihan ini memotivasi seluruh jajaran di RSD Idaman untuk terus berkreasi, meningkatkan kapasitas, serta konsisten menyajikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan humanis,” pungkasnya.


