Kabarsiar, Balangan – Masyarakat Desa Bihara, Kecamatan Awayan, memanfaatkan kegiatan pasar murah untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan itu merupakan pasar murah ke-60, Selasa (22/9/2026).
Jabatan Fungsional (JF) Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbit, mengatakan sejumlah kebutuhan pokok yang banyak dicari masyarakat tersedia dalam kegiatan tersebut, seperti tepung, gula, minyak goreng, dan bawang.
Selain itu, masyarakat juga dapat membeli daging ayam dengan harga sekitar Rp10 ribu lebih murah dibandingkan harga pasaran.
“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Kegiatan pasar murah tersebut juga dimanfaatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan untuk memberikan layanan administrasi kependudukan secara digital, terutama aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
JF Penata Kependudukan dan Ahli Muda Disdukcapil Kabupaten Balangan, Khaharudin, mengatakan keterlibatan Disdukcapil dalam kegiatan pasar murah merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional digitalisasi data kependudukan.
“Ini perdana pada tahun ini Disdukcapil bekerja sama dengan Disperindag Balangan. Ketika ada pasar murah, kami ikut melaksanakan layanan dokumen kependudukan, terutama aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), ditambah dengan layanan dokumen lainnya,” katanya.
Layanan tersebut menyasar masyarakat yang datang sebagai pembeli maupun pengunjung pasar murah. Dalam pelaksanaan di Desa Bihara, sekitar 15 warga memanfaatkan layanan administrasi kependudukan yang disediakan.
Staf Desa Bihara, Hery Setiawan, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah dan layanan kependudukan tersebut. Menurutnya, kedua layanan itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perdagangan dan Dinas Dukcapil. Masyarakat kami sangat terbantu karena mendapatkan sembako murah dan berkualitas, sekaligus dimudahkan dalam mengurus data-data kependudukan,” tuturnya.


