Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Sebanyak 102 siswa SDN 1 Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mendapat pemeriksaan dan edukasi kesehatan gigi dalam Bakti Sosial Anak Banua 6 Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM).
Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten HST tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi, Lc., saat menghadiri pembukaan bakti sosial, Sabtu (1/8/2026).
Bakti sosial itu melibatkan 84 dokter gigi, baik alumni maupun nonalumni FKG ULM yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur. Para siswa mendapat pemeriksaan, pelayanan, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Wabup HST menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Alumni FKG ULM yang telah memilih Kabupaten HST sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Alumni Fakultas Kedokteran Gigi ULM yang telah memilih Kabupaten Hulu Sungai Tengah, khususnya SDN 1 Pagat, sebagai lokasi pelaksanaan bakti sosial,” ujarnya.
Menurut Gusti Rosyadi, pelayanan kesehatan gigi secara gratis tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemeriksaan dan perawatan, tetapi juga membantu membangun kesadaran anak untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Ia menilai edukasi menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut. Masyarakat, kata dia, perlu didorong agar tidak hanya datang berobat ketika penyakit sudah muncul, tetapi mulai membiasakan diri menjaga kesehatan sejak awal.
Wabup juga menceritakan pengalamannya yang pernah mengalami gangguan kesehatan gigi saat masih kecil karena kurang memperhatikan kebersihan gigi. Pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini.
“Kesehatan gigi merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Anak-anak yang memiliki gigi sehat akan lebih nyaman, percaya diri, dan berkembang secara optimal,” katanya.
Selain pemeriksaan dan perawatan, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar serta pentingnya menjaga kebersihan mulut. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten HST, lanjutnya, akan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Wabup mengimbau para orang tua untuk membiasakan anak menyikat gigi secara rutin dan melakukan pemeriksaan gigi secara berkala. Kebiasaan sederhana tersebut dinilai penting sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang untuk mewujudkan generasi HST yang sehat, cerdas, dan berkualitas.


