Kabarsiar, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat akses menuju kawasan Agro Techno Park melalui pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang.
Peningkatan infrastruktur tersebut dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan kawasan yang menjadi salah satu tujuan agrowisata di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kawasan Agro Techno Park memadukan potensi pertanian masyarakat dengan kegiatan wisata, edukasi, kuliner, hingga aktivitas ekonomi warga. Kehadiran akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mempermudah wisatawan menuju kawasan tersebut.
Desa Batulicin Irigasi sendiri tercatat sebagai Desa Wisata kategori maju dan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024. Pengembangan kawasan dilakukan dengan memanfaatkan potensi lahan dan pekarangan masyarakat, seperti kebun buah, tanaman pangan, hidroponik, taman edukasi, kolam pemancingan, serta berbagai aktivitas wisata lainnya.
Aktivitas ekonomi masyarakat juga berkembang melalui pasar kuliner yang digelar secara rutin pada pekan kedua setiap bulan. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai jajanan tradisional sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada pengunjung.
Pada awal 2026, pasar kuliner Agro Techno Park dilaporkan mampu menarik sekitar 4.000 hingga 5.000 pengunjung dalam setiap pelaksanaannya. Tingginya kunjungan tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap akses dan mobilitas menuju kawasan.
Jalan menuju Agro Techno Park tidak hanya digunakan wisatawan, tetapi juga masyarakat yang menjalankan aktivitas pertanian, usaha kuliner, UMKM, serta kegiatan ekonomi lainnya di sekitar kawasan.
Muhammad Yusuf, warga Desa Batulicin Irigasi, mengatakan kemudahan akses dapat memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
“Kalau aksesnya semakin mudah, masyarakat juga semakin punya kesempatan mengembangkan usaha. Pengunjung yang datang bisa menikmati wisata sekaligus membeli produk dan kuliner masyarakat,” kata Muhammad Yusuf.
Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan Agro Techno Park terlihat dari berbagai aktivitas wisata dan usaha yang berlangsung di kawasan tersebut. Kelompok sadar wisata turut menaungi pelaku UMKM, sementara sejumlah kegiatan memanfaatkan potensi pertanian dan lingkungan yang dikelola masyarakat.
Dengan adanya pengaspalan sepanjang 2,5 kilometer, mobilitas menuju kawasan diharapkan semakin lancar. Infrastruktur tersebut juga mendukung pergerakan warga, distribusi hasil pertanian, serta pemasaran produk UMKM dan kuliner masyarakat.
Peningkatan akses jalan ini diharapkan dapat memperkuat perkembangan Agro Techno Park sebagai kawasan agrowisata sekaligus membuka semakin banyak peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Batulicin Irigasi dan sekitarnya.


