Kabarsiar, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memperluas lapangan kerja. Komitmen tersebut disampaikan dalam Dialog Ekonomi dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kotabaru Masa Bakti 2026–2031 di Meeting Room RUMA Guest House, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin, AP., M.AP., yang mewakili pemerintah daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Minggu Basuki, M.AP., Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti, Ketua DPP APINDO Kalimantan Selatan Winardi Sethiono, serta ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Dalam sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang dibacakan Sekretaris Daerah, disampaikan bahwa APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah sinergi para pengusaha sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun Kabupaten Kotabaru, dibutuhkan kerja sama yang erat, kolaborasi yang kuat, serta sinergitas yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja guna meningkatkan iklim investasi yang kondusif dan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya,” ucapnya.
Ia berharap dialog ekonomi tersebut dapat menjadi ruang diskusi produktif yang menghasilkan gagasan inovatif untuk mendukung kemajuan ekonomi lokal Kotabaru.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperkuat daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang positif serta berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPK APINDO Kotabaru yang baru dikukuhkan, Dr. Gewsima Mega Putra, S.E., M.M., menyampaikan sejumlah komitmen kepengurusan untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung dunia usaha.
Komitmen tersebut antara lain menjadi mitra strategis pemerintah dalam kebijakan investasi dan perizinan, memperkuat advokasi bagi anggota, serta membangun kolaborasi dengan perbankan, serikat pekerja, dan kalangan akademisi guna meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
Ia juga menegaskan bahwa APINDO akan menjalankan peran sebagai mitra pemerintah yang kritis sekaligus solutif.
“Kami siap menjadi mitra dialog yang konstruktif, tetapi kemitraan bukan selalu harus menyetujui kebijakan. APINDO harus mampu menyampaikan kritik secara objektif, memberikan masukan berdasarkan data dan menawarkan solusi,” tegasnya.
Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031 disahkan melalui SK DPP APINDO Kalimantan Selatan Nomor 01/SK/DPP-KS/XII/2026 oleh Ketua DPP APINDO Kalimantan Selatan, Winardi Sethiono.
Kepengurusan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi tiga pilar antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, sekaligus mendorong investasi berkualitas serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru.
Adapun susunan Dewan Pimpinan Harian DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031 yakni Dr. Gewsima Mega Putra, S.E., M.M. sebagai ketua, Ir. Taufik Hidayat, S.T., M.T. sebagai sekretaris, dan Khairil Muslim, S.E. sebagai bendahara.


