Kabarsiar, Tanah Bumbu – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Ke-19 Tingkat Kecamatan Karang Bintang resmi dibuka di Desa Maju Sejahtera, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Pembukaan MTQN dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wisnu Wardhana, disampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Pemerintah Kecamatan Karang Bintang, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan MTQN Ke-19.
Menurutnya, Musabaqah Tilawatil Qur’an bukan sekadar ajang untuk mencari qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik. Lebih dari itu, MTQ merupakan media syiar Islam yang memiliki peran penting dalam menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an, sekaligus mendorong semangat membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Mari Kita Bumikan Al-Qur’an, Kita Raih Keberkahan”, pelaksanaan MTQN tahun ini dinilai sangat relevan dengan berbagai tantangan kehidupan yang dihadapi masyarakat saat ini. Tema tersebut diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menegaskan bahwa semangat MTQN sejalan dengan visi pembangunan BerAKSI Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi Qurani yang unggul, tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pelaksanaan MTQN Ke-19 diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi yang siap mewakili Kecamatan Karang Bintang pada tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga semakin memperkuat syiar Islam dan membudayakan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat Tanah Bumbu.


