Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Awang karena dinilai mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program yang dipusatkan di Desa Awang tersebut resmi dibuka pada Rabu (15/7/2026) dan akan berlangsung selama 30 hari hingga 13 Agustus 2026. TMMD ke-129 Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah dilaksanakan melalui kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Pembakal Desa Awang, Mahmud Jailani, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kodim 1002/HST atas pelaksanaan program tersebut di desanya. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Awang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Hulu Sungai Tengah dan Bapak Dandim 1002/HST. Dengan adanya TMMD ke-129 ini, mudah-mudahan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kami,” ujarnya usai pembukaan TMMD.
Mahmud menilai peningkatan infrastruktur akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat akses transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang lebih baik juga diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Desa Awang memiliki sekitar 1.784 jiwa yang tersebar di enam RT. Dengan jumlah penduduk tersebut, pembangunan sarana dan prasarana dinilai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang pelayanan publik, aktivitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi desa.
Melalui TMMD ke-129, sasaran fisik yang dikerjakan meliputi peningkatan mutu jalan menggunakan paving sepanjang 900 meter dengan lebar empat meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.
Selain pembangunan jalan, program ini juga mencakup rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH), renovasi satu unit musala, pembangunan satu unit MCK, pembangunan satu unit tempat mandi, mencuci, dan air bersih (TMAB), serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Mahmud berharap program TMMD dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur.
“Harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Gusti Rosyadi Elmi, menegaskan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan desa demi meningkatkan kesejahteraan warga.


