Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) telah melayani 8.216 masyarakat hingga Juli 2026. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) HST segera meluncurkan sistem antrean online berbasis Android.
Peningkatan layanan tersebut disampaikan DPMPTSP HST berdasarkan capaian pelayanan selama periode Januari hingga Juli 2026. Inovasi digital ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan efisien.
Kepala DPMPTSP HST, Edina Fitriana Rahman, mengatakan tingginya jumlah kunjungan menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan terpadu yang tersedia di MPP Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Selama Januari hingga Juli 2026, tiga layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat yakni BPJS Ketenagakerjaan, Bank Kalsel, dan Samsat Barabai. Ketiga instansi tersebut menjadi tujuan utama warga dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan publik.
“Dari Januari sampai Juli 2026, jumlah masyarakat yang berkunjung ke MPP Kabupaten Hulu Sungai Tengah mencapai sekitar 8.216 orang. Tiga layanan yang paling banyak dimanfaatkan yakni BPJS Ketenagakerjaan, Bank Kalsel, dan Samsat Barabai,” ujar Edina.
Untuk meningkatkan kemudahan akses layanan, DPMPTSP HST akan menghadirkan aplikasi antrean online berbasis Android. Melalui inovasi ini, masyarakat dapat mengambil nomor antrean tanpa harus datang lebih awal ke lokasi pelayanan.
Selain melalui aplikasi, layanan antrean juga dapat diakses melalui situs resmi MPP HST. Sistem tersebut dirancang agar masyarakat dapat mengambil nomor antrean kapan saja dan dari mana saja sebelum datang menerima pelayanan.
“Masyarakat nantinya dapat mengambil antrean secara online, baik melalui aplikasi Android maupun website MPP Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Antrean bisa diambil di mana saja dan kapan saja sebelum menerima pelayanan di MPP,” katanya.
Menurut Edina, penerapan sistem digital tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tunggu, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Selain memperkuat layanan berbasis teknologi, DPMPTSP HST juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan pelayanan prima bagi seluruh petugas di Mal Pelayanan Publik.
Penguatan kompetensi petugas dinilai penting agar transformasi digital berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan yang cepat, ramah, responsif, dan profesional.
Melalui pengembangan layanan digital dan peningkatan kapasitas aparatur, DPMPTSP HST berharap Mal Pelayanan Publik semakin menjadi pusat pelayanan terpadu yang mudah diakses, efisien, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.


