Kabarsiar, Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN), Adrizal, mengimbau para pelaku usaha di Pasar Ramadhan 2026 agar menjaga stabilitas harga serta memastikan kualitas dan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat.
Menurutnya, Pasar Ramadhan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci. Karena itu, pedagang diharapkan tidak menaikkan harga secara drastis, baik menjelang maupun selama Ramadhan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Kami berharap pedagang tidak menaikkan harga secara signifikan. Stabilitas harga penting agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan berbuka puasa tanpa terbebani,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Selain menyoroti harga, Adrizal juga menekankan pentingnya menjaga higienitas dan kualitas produk, terutama takjil dan makanan berbuka puasa. Ia mengingatkan agar seluruh produk memenuhi standar kebersihan, kehalalan, serta aman untuk dikonsumsi.
Menurutnya, kejujuran dalam takaran dan kualitas barang juga menjadi bagian dari tanggung jawab moral pelaku usaha, terlebih di momentum bulan suci Ramadhan yang sarat nilai ibadah dan kepedulian sosial.
Di sisi lain, Adrizal mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta melalui program pasar murah guna membantu menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
Ia menilai Pasar Ramadhan memiliki potensi besar dalam meningkatkan perputaran ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, kuliner, dan perdagangan kebutuhan rumah tangga. Namun demikian, ia mengingatkan agar semangat mencari keuntungan tidak mengabaikan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Semoga aktivitas Pasar Ramadhan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner musiman, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat daya beli masyarakat di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Adrizal optimistis, jika dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab, Pasar Ramadhan dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus sarana mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.


