Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah menegaskan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai prioritas utama program tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan menyusul raihan empat penghargaan dari BGTK Provinsi Kalimantan Selatan yang diterima di Banjarbaru, Rabu (4/2/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Kepala Sekolah Kemendikdasmen, Dr. Iwan Junaedi, didampingi Kepala BGTK Kalsel, Dr. Wasimin. Empat kategori yang diraih meliputi Inovasi Keragaman Aktivitas, Mitra Kerja Sama Terbanyak, Terbaik, serta K2A.
Salah satu capaian menonjol terlihat pada Program Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial yang mencatat partisipasi terbanyak dengan total 51 guru. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat kompetensi digital tenaga pendidik di tengah percepatan transformasi pendidikan.
Kepala BGTK Kalimantan Selatan, Dr. Wasimin, memuji konsistensi Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital dan kecerdasan artifisial. Menurutnya, daerah tersebut mampu menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan kapasitas guru.
“Disdik HST menjadi contoh nyata dalam penguatan kompetensi digital dan AI bagi guru,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muhammad Anhar, menyebut penghargaan tersebut sejalan dengan visi dan arah pembangunan Bupati dan Wakil Bupati. Ia menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan pendidikan di Bumi Murakata.
“Namun kami tidak ingin berhenti, peningkatan kompetensi GTK tetap menjadi program unggulan 2026,” tegasnya.
Anhar menambahkan, guru dituntut mampu beradaptasi dengan transformasi digital dan dinamika kebijakan pendidikan nasional yang terus berkembang. Penandatanganan komitmen bersama dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kesiapan menghadirkan pelatihan yang relevan dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
Raihan penghargaan ini sekaligus memperkokoh posisi Hulu Sungai Tengah sebagai salah satu daerah progresif dalam pengembangan tenaga pendidik di Kalimantan Selatan.


