Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Dianugerahi Public Leader Award

0

Pria akrab disapa Paman Birin menerima Public Leader Award dari Berita Satu secar virtual, Selasa (23/02/2021). Sahbirin Noor menerima penghargaan atas keberhasilannya sebagai Gubernur dalam menangani pandemi Covid 19 di Kalsel sejak Maret 2020 lalu.

Kriteria Penerima Public Award adalah pemimpin yang Kebijakannya mencerminkan penanganan Covid-19 secara optimal yang tercermin dari sejumlah indikator seperti positivity rate, rasio kasus aktif, rasio kesembuhan, rasio kematian, rasio tes terhadap jumlah penduduk, rasio lacak, serta tren laju penambahan kasus baru.

Seperti yang dilansir dari BeritaSatu, “Terima kasih tak terhingga atas penghargaan dari Beritasatu Public Leader Awards,” kata Sahbirin dalam pernyataannya

Diceritakannya, pada Juni 2020, Kalsel berada di urutan keenam untuk provinsi dengan kasus Covid-19 tertinggi. Dirinya membawa jajaran pemerintahan untuk terus bergerak mengatasinya lewat kegiatan seperti membagikan masker, melakukan tracing dan testing, hingga program 10 ribu tes swab massal. Belum lagi kegiatan memperbanyak laboratorium PCR untuk mempercepat testing sehingga hasil bisa keluar di bawah 24 jam.

Dampaknya, pada Desember 2020 lalu, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kalsel sudah lebih dari 90 persen. Sekarang urutan Kalsel sudah menurun di daftar dari urutan ke-6 ke urutan ke-13.

Sahbirin Noor dinilai berprestasi dalam menangani pandemi Covid-19 di provinsinya. Saat ini, pertumbuhan kasus per hari di Kalsel termasuk yang paling rendah di nasional yakni 0,42 persen. Prevalensi kasus aktif adalah 21 per 100.000 penduduk. Di bidang ekonomi, Kalsel juga berhasil mengatasi jumlah pengangguran. Jika rata-rata kenaikan pengangguran nasional 1,4 persen, di Kalsel hanya 0,56 persen.

Selain Sahbirin Noor ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar, Gubernur Papua Lucas Enembe dan Gubernur Papua Barat Domingus Mandacan.