Hadapi Keterbatasan Fiskal 2027, Tanah Bumbu Fokuskan Anggaran pada Program Berdampak

Kabarsiar, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Pohon Kinerja dan Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah.

Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap program dan penganggaran pemerintah disusun secara efektif, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bimtek dibuka Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), M. Untung RLU, di Batulicin, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu, dengan menghadirkan narasumber dari UGM Yogyakarta.

Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu, M. Untung RLU, menjelaskan bahwa bimtek ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam mengidentifikasi kesenjangan kinerja sekaligus merumuskan solusi melalui dokumen perencanaan di masing-masing perangkat daerah.

Menurutnya, penyusunan pohon kinerja dan Renstra harus mampu menghubungkan permasalahan, sasaran strategis, indikator kinerja, hingga program yang akan dilaksanakan. Dengan begitu, setiap anggaran yang dialokasikan memiliki tujuan yang jelas dan dapat diukur hasilnya.

Ia menegaskan, perencanaan dan penganggaran perlu mengedepankan prinsip efektif dan efisien agar setiap program benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tantangan tersebut semakin penting dalam menghadapi kondisi fiskal daerah pada 2027. Pemerintah daerah dituntut lebih cermat menentukan prioritas belanja, termasuk untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi, peningkatan daya saing tenaga kerja, dan perbaikan tata kelola pemerintahan di tengah keterbatasan anggaran.

“Dengan kondisi fiskal yang kita terima saat ini, kita tetap optimistis. Sesuai arahan Bupati, anggaran akan tetap diprioritaskan untuk program-program yang memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Untung.

Dalam arahan Bupati yang disampaikan pada pembukaan kegiatan, ditegaskan bahwa pohon kinerja dan Renstra merupakan instrumen penting untuk menerjemahkan visi dan misi pembangunan daerah ke dalam sasaran, indikator, program, dan kegiatan yang terarah.

Setiap perangkat daerah juga diharapkan menyusun dokumen perencanaan berdasarkan data yang valid, target realistis, serta indikator yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, keberhasilan kinerja pemerintah harus diukur dari hasil yang dicapai dan manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan hanya dari terlaksananya suatu kegiatan.

Melalui bimtek bersama UGM ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap kualitas dokumen perencanaan perangkat daerah semakin meningkat dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Perencanaan yang lebih terukur diharapkan dapat mendorong penggunaan anggaran yang efisien demi mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.

Berita Populer