IHSG Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Sempat Sentuh Level 9.049

Suarameratus, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (14/1/2026). IHSG melonjak 84,28 poin atau 0,94 persen dan parkir di level 9.032,58, sekaligus menjadi rekor penutupan tertinggi baru.

Sepanjang perdagangan intraday, IHSG bahkan sempat menyentuh level 9.049,29 sebelum akhirnya ditutup sedikit di bawah posisi tersebut. Penguatan indeks didorong sentimen positif pasar yang tercermin dari dominasi saham-saham berkapitalisasi kecil hingga besar yang bergerak di zona hijau.

Pada akhir perdagangan, sebanyak 440 saham tercatat menguat, 240 saham melemah, dan 128 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang padat dengan total volume transaksi mencapai 64,05 miliar lembar saham yang diperdagangkan dalam 3.430.285 kali transaksi. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp29,06 triliun.

Di jajaran saham penguat teratas, PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) memimpin top gainers setelah melonjak 34,38 persen ke level Rp258. Penguatan signifikan juga dicatat PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) yang melesat 34,29 persen ke Rp141, serta Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) yang menguat 31,31 persen ke Rp260.

Sementara itu, tekanan jual masih terjadi pada sejumlah saham. PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) menjadi top losers setelah terkoreksi 13,14 persen ke Rp152. Disusul PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) yang turun 12,57 persen ke Rp153 dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang melemah 10,22 persen ke Rp123.

Dari sisi aktivitas transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling banyak diborong investor dengan nilai transaksi mencapai Rp2,57 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan nilai transaksi Rp1,28 triliun dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) sebesar Rp1,26 triliun.

Penguatan IHSG yang menembus level psikologis 9.000 ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek pasar modal domestik, sekaligus menegaskan momentum positif yang tengah berlangsung di Bursa Efek Indonesia.

Berita Populer