Kabarsiar, Banjarbaru – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarbaru menggelar kegiatan keagamaan di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Kamis (22/1/2026) pagi.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mengajak aparatur sipil negara, khususnya kaum perempuan, untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru, Hj. Erma Epiyana Hartati, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya memaknai peristiwa Isra Mi’raj sebagai penguatan peran perempuan, baik dalam keluarga maupun di lingkungan sosial.
Menurutnya, perempuan yang tergabung dalam berbagai organisasi wanita memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkarakter. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Sebagai bagian dari berbagai organisasi wanita, mari jadikan momentum Isra Mi’raj ini untuk memperkuat peran kita sebagai istri yang menenangkan dan ibu yang mendidik anak-anak dengan nilai-nilai akhlakul karimah,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Banjarbaru, Ermina Fujiati Wartono, mengajak seluruh peserta untuk terus berbenah dalam meningkatkan kualitas ibadah sosial, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa aktivitas organisasi hendaknya dilandasi niat yang lurus agar setiap kegiatan yang dilakukan memiliki nilai ibadah dan memberi manfaat bagi sesama.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, mari kita bersama-sama memperbaiki ibadah sosial kita, khususnya dalam melayani masyarakat dengan lebih baik. Luruskan niat dalam berorganisasi agar semua yang kita lakukan bernilai ibadah karena Allah SWT,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadzah Hj. Hafidah. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya keimanan terhadap peristiwa Isra Mi’raj sebagai bentuk keyakinan kepada kekuasaan Allah SWT.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjaga keseimbangan hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, serta menumbuhkan keikhlasan dalam menerima setiap ketentuan-Nya, khususnya dalam menjalani peran sebagai seorang ibu dan perempuan di tengah masyarakat.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini ditutup dengan doa bersama dan berlangsung dengan tertib serta penuh kekhusyukan.


