Jelang HUT ke-81 RI, Tanah Bumbu Gelar Car Free Day Perdana di Gunung Tinggi

Kabarsiar, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar Car Free Day (CFD) perdana dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dijadwalkan berlangsung di kawasan Jalan Dharma Praja, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Minggu (16/8/2026).

CFD yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WITA tersebut akan diisi berbagai kegiatan, mulai dari bersepeda, jogging, jalan sehat, senam bersama, sepatu roda, tarian kreasi, bazar UMKM dan kuliner, hingga aktivitas komunitas dan masyarakat.

Pelaksanaan CFD perdana ini menjadi bagian dari upaya Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus menikmati lingkungan yang lebih nyaman dan bebas dari kendaraan bermotor.

Andi Rudi Latif mengatakan CFD tidak sekadar menjadi kegiatan penutupan ruas jalan, tetapi juga diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya hidup sehat, aktif bergerak, serta peduli terhadap lingkungan.

“CFD ini bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan, tetapi bagaimana kita menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas bersama,” ujar Andi Rudi Latif.

Ia berharap pelaksanaan CFD dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ruang bebas kendaraan tersebut diharapkan mendorong masyarakat semakin terbiasa melakukan aktivitas fisik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Beragam kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan CFD. Senam bersama dijadwalkan dimulai pukul 06.15 WITA dan dilanjutkan dengan penampilan tari kreasi.

Selain olahraga, masyarakat juga akan mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah yang disampaikan BSI Bang Julpikar’s. Edukasi tersebut diharapkan memperkuat kesadaran bahwa kegiatan CFD tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tubuh, tetapi juga kebersihan lingkungan.

CFD juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal melalui bazar UMKM dan kuliner. Setiap pedagang yang berpartisipasi diwajibkan melakukan registrasi kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian sebelum mengikuti kegiatan.

Para pelaku UMKM juga diwajibkan mengelola sampah secara mandiri dengan menyediakan wadah atau kantong sampah, memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta memastikan tidak meninggalkan sampah di lokasi kegiatan maupun membuangnya ke saluran air.

Sampah yang dihasilkan dari aktivitas perdagangan wajib dipilah, dikemas, dan dipindahkan ke tempat pembuangan sementara (TPS) terdekat paling lambat pukul 10.00 WITA. Ketentuan tersebut diterapkan untuk menjaga kawasan CFD tetap bersih setelah kegiatan selesai.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, area bebas kendaraan diberlakukan mulai dari Kantor Bupati hingga Simpang Tiga Dispenda, Perpustakaan Daerah dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selama pelaksanaan CFD, kendaraan bermotor, termasuk sepeda listrik, sepeda motor, mobil, dan truk, dilarang melintas di kawasan tersebut.

Adapun rute yang ditutup mencakup kawasan Bundaran KB hingga Simpang Tiga Desa Sepunggur.

Pelaksanaan CFD melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian, serta Kelurahan Gunung Tinggi.

Melalui kolaborasi tersebut, Bupati berharap CFD perdana dapat berlangsung tertib dan aman sekaligus menjadi ruang bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang paling penting adalah partisipasi masyarakat. Mari kita manfaatkan CFD ini untuk berolahraga, berkumpul dan membangun kepedulian terhadap lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi budaya positif dan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” pungkas Andi Rudi Latif.

Berita Populer