Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Sebanyak 124 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Pengadaan Tahun 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, dalam pelantikan dan pengambilan sumpah janji yang digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai, Selasa (2/6/2026).
Dari total 124 aparatur yang dilantik, sebanyak 71 orang merupakan perempuan dan 53 orang laki-laki. Seluruhnya akan bertugas di 33 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan janji PNS bukan sekadar memenuhi administrasi kepegawaian, melainkan menjadi bentuk peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan penuh tanggung jawab.
“Momentum ini bukan sekadar formalitas administrasi kepegawaian. Pengambilan sumpah merupakan peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan para CPNS melewati proses seleksi yang kompetitif hingga resmi menjadi PNS harus dibuktikan melalui kinerja yang berkualitas, disiplin, dan pelayanan publik yang prima.
“Menjadi PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Kini saatnya membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja yang nyata, disiplin yang tinggi, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sebelum diangkat menjadi PNS, seluruh CPNS Formasi Tahun 2024 telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Mereka telah mengikuti dan lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, dinyatakan sehat jasmani dan rohani berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, serta memperoleh penilaian kinerja yang baik selama masa percobaan.
Bupati juga mengingatkan bahwa birokrasi saat ini menghadapi tantangan yang semakin dinamis seiring perkembangan teknologi informasi, digitalisasi layanan pemerintahan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Karena itu, ASN dituntut terus meningkatkan kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Birokrasi yang modern membutuhkan aparatur yang tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dan inovatif. Tingkatkan kompetensi, kuasai teknologi, dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus tetap berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kehadiran teknologi harus mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Selain itu, para PNS yang baru dilantik diminta menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, menjaga etika, disiplin, serta nama baik korps aparatur sipil negara.
Bupati menegaskan setiap jabatan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, seluruh ASN diharapkan memberikan pengabdian terbaik di mana pun mereka ditempatkan.
“Tidak ada jabatan atau unit kerja yang lebih penting dari yang lain. Setiap posisi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang religius, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut menandai berakhirnya masa CPNS bagi 124 aparatur. Dengan status baru sebagai PNS, mereka diharapkan mampu menjalankan amanah sebagai pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


