Lantik Pengurus BKPRMI 2026–2031, Pemkab HST Dorong Pembinaan Generasi Muda

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pengurus Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) periode 2026–2031 didorong memperkuat pendidikan Al-Qur’an, membina akhlak generasi muda, serta berperan aktif mencegah berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal melalui Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, saat pelantikan pengurus DPD BKPRMI HST di Pendopo Bupati HST, Sabtu (17/10/2026).

Dalam sambutannya, Samsul Rizal mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang menerima amanah untuk lima tahun ke depan. Ia berharap BKPRMI menjadi wadah pembinaan generasi muda Islam agar tumbuh sebagai pribadi yang beriman, berilmu, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

“Amanah ini merupakan tugas mulia yang harus dijalankan dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, dan semangat pengabdian. Saya berharap BKPRMI dapat terus berperan dalam membentuk generasi muda Islam yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” demikian sambutan Bupati yang disampaikan Muhammad Anhar.

Menurutnya, masjid memiliki fungsi strategis yang tidak hanya terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, BKPRMI diharapkan mampu mendorong generasi muda lebih aktif mengikuti kegiatan keagamaan dan memakmurkan masjid.

Ia menilai pembinaan remaja semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital yang menghadirkan beragam tantangan. Pengaruh negatif internet, penyalahgunaan narkoba, pergaulan berisiko, serta persoalan moral perlu diantisipasi melalui pendidikan agama dan pendampingan yang berkelanjutan.

Samsul Rizal juga menekankan pentingnya memperkuat pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan akhlak sejak usia dini. BKPRMI diharapkan meningkatkan pembinaan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di desa-desa agar semakin banyak anak mampu membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pendidikan agama, BKPRMI didorong mengambil bagian dalam pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan persoalan sosial lainnya. Pembinaan juga diharapkan mencakup pengembangan keterampilan serta kewirausahaan untuk mendorong kemandirian generasi muda dan meningkatkan kontribusi mereka bagi masyarakat.

Penguatan persaudaraan dan kerukunan turut menjadi perhatian. BKPRMI diharapkan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta mengajak generasi muda menggunakan media digital secara bijak, termasuk dengan tidak menyebarkan berita bohong maupun ujaran kebencian.

“Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah senantiasa terbuka untuk bersinergi dan mendukung program BKPRMI yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah. Mari kita bekerja sama membangun generasi muda HST yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ruliyadi, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut bertujuan mengukuhkan kepengurusan baru sekaligus memperkuat soliditas organisasi dalam menjalankan program dakwah, pembinaan remaja masjid, dan pendidikan Al-Qur’an.

Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 dapat memperluas pengabdian dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kepengurusan baru ini, BKPRMI HST diharapkan semakin aktif menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, pengurus masjid, lembaga pendidikan Al-Qur’an, dan berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mendukung pembentukan generasi muda yang religius, berkarakter, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Hulu Sungai Tengah.

Berita Populer