Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memberikan dukungan penuh bagi 330 calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, mulai dari fasilitas transportasi, layanan kesehatan, hingga perlengkapan khas daerah.
Acara pelepasan jemaah haji berlangsung khidmat di halaman Masjid Agung Riyadusshalihin Barabai, Senin (12/5/2026). Suasana haru dan penuh doa menyertai keberangkatan para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Mewakili Bupati HST, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HST, Ainur Rafiq, menyampaikan rasa syukur serta ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang terpilih berangkat pada tahun ini.
Ia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta keselamatan hingga kembali ke tanah air.
“Selamat menjalankan ibadah haji tahun 1447 Hijriah. Keberangkatan ini patut kita syukuri bersama dan mari kita doakan bersama seluruh jemaah mudah-mudahan sehat walafiat, dimudahkan dalam ibadah, kemudian selamat dalam perjalanan sampai kembali ke Banua tercinta kita,” ujarnya.
Ainur Rafiq juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, serta akhlak yang baik.
Menurutnya, hal tersebut menjadi cerminan masyarakat Hulu Sungai Tengah di hadapan jemaah dari berbagai negara.
“Kemudian harapan kami yang kedua agar kita sama-sama menjaga nama baik banua daerah selama menjalankan ibadah haji tahun 1447 Hijriah ini,” lanjutnya.
Pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan perjalanan para jemaah.
Sebanyak 11 unit bus besar dan satu unit kendaraan HiAce disiapkan khusus untuk mengantar rombongan menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.
Selain transportasi, Pemkab HST juga menyiapkan tim medis pendamping yang akan memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga sejak keberangkatan hingga proses di asrama haji.
Layanan kesehatan ini disiapkan untuk memberikan penanganan awal jika diperlukan sebelum jemaah menjalani pemeriksaan lanjutan oleh petugas embarkasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga membekali para jemaah dengan atribut khas daerah berupa kain sasirangan sebagai bentuk pelestarian dan pengenalan budaya lokal ke tingkat internasional.
Pemkab HST berharap seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar, para jemaah diberikan kemudahan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah.
“Semoga semuanya mendapatkan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutup Ainur Rafiq.


