Kabarsiar, Banjarbaru – Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Kota Banjarbaru berlangsung khidmat dengan penekanan pada penguatan kualitas pendidikan melalui digitalisasi dan penerapan budaya sekolah yang sehat.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, yang menyoroti pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas nasional.
Dalam sambutan itu dijelaskan sejumlah langkah strategis pemerintah, di antaranya pembangunan dan revitalisasi lebih dari 16 ribu satuan pendidikan, distribusi papan interaktif digital di ratusan ribu sekolah, hingga pemberian beasiswa bagi guru yang belum berpendidikan S1/D4 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Selain itu, pemerintah juga mendorong penerapan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan serta kekerasan.
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” ujar Erna Lisa Halaby saat membacakan kutipan pesan menteri tersebut.
Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah berdedikasi dalam mencerdaskan generasi muda di Kota Idaman.
Upacara yang digelar di Lapangan Murjani tersebut berlangsung penuh semangat dan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan, khususnya di Banjarbaru, menuju generasi yang cerdas, maju, dan bermartabat.


