Nobar Piala Dunia di Barabai Hidupkan Ruang Publik, Pemkab HST Siapkan Pelibatan UMKM

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memanfaatkan gelaran nonton bareng (nobar) Piala Dunia sebagai sarana menghidupkan ruang publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kegiatan yang digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai itu akan terus berlangsung hingga partai final Piala Dunia.

Ratusan warga memadati Lapangan Dwi Warna pada Jumat (3/7/2026) untuk menyaksikan pertandingan Portugal melawan Kroasia melalui videotron berukuran 4 x 6 meter yang disediakan Pemerintah Kabupaten HST. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pertandingan, terlebih momentum libur sekolah membuat banyak keluarga datang bersama anak-anak menikmati hiburan gratis di ruang terbuka.

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, mengatakan kegiatan nobar tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi media mempererat kebersamaan masyarakat dan mengoptimalkan fungsi ruang publik.

“Kami akan terus memfasilitasi nonton bareng ini hingga partai final. Silakan masyarakat datang, namun tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan,” ujarnya.

Menurutnya, ruang publik harus dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan aktivitas yang mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus menciptakan suasana kota yang lebih hidup.

Kegiatan nobar tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah bersama Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah. Sinergi itu diharapkan mampu menghadirkan hiburan yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, pengunjung juga mendapatkan makanan kukusan dan minuman secara gratis sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan bersama.

Ke depan, konsep nobar akan dikembangkan dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan pedagang lokal.

Komandan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, mengatakan pelibatan UMKM menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.

“Ke depan kami bersama pemerintah daerah akan melibatkan UMKM. Jadi kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian pelaku usaha lokal,” katanya.

Atas arahan Bupati Hulu Sungai Tengah, videotron akan tetap dipasang di Lapangan Dwi Warna hingga partai final Piala Dunia. Pemerintah daerah berharap kebijakan tersebut dapat terus menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, menikmati pertandingan bersama, sekaligus mendorong Lapangan Dwi Warna berkembang sebagai ruang publik yang aktif, produktif, dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Berita Populer