Pemkab Tanah Bumbu Kirim Dua ASN ke Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II

Kabarsiar, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengirimkan dua aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan ASN daerah dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, PKN Tingkat II menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan birokrasi sehingga mampu menghadirkan inovasi, mempercepat reformasi birokrasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia mengatakan, melalui pelatihan tersebut Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap dapat mencetak pemimpin birokrasi yang memiliki kompetensi strategis, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih inovatif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin di Aula BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (10/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya kemampuan pejabat pemerintah untuk bekerja lebih cepat, kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika yang terus berkembang di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membangun pola pikir yang sistematis dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah serta menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan kerja masing-masing.

Sementara itu, Kepala BPSDMD Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan memenuhi standar kompetensi manajerial bagi pejabat pimpinan tinggi pratama. Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 dilaksanakan selama empat bulan, mulai 10 Juni hingga 15 Oktober 2026. Proses pembelajaran menggunakan metode blended learning yang mencakup agenda pengelolaan diri, kepemimpinan strategis, manajemen strategis, hingga aktualisasi kepemimpinan strategis.

Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan tersebut yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, serta satu peserta dari Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Tahun ini, PKN Tingkat II Angkatan XVIII mengangkat tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Tata Kelola Pemerintahan untuk Mewujudkan Sumber Daya Bidang Pangan, Bencana, Energi dan Ekonomi”. Tema tersebut menjadi landasan dalam membentuk pemimpin birokrasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Berita Populer