Kabarsiar, Banjarbaru – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarbaru melakukan monitoring pasar tradisional dan ritel modern untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).
Pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya Pasar Bauntung Kota Banjarbaru, Indomaret Fresh A. Yani KM 33,9, serta Mini Market Pinus. Kegiatan ini bertujuan memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan harga kebutuhan masyarakat tetap stabil menjelang meningkatnya permintaan saat mendekati Lebaran.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru, Muriani, mengatakan monitoring pasar merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
“Hari ini kami mengadakan sidak pasar untuk memastikan bahwa ketersediaan barang pokok di pasar, Indomaret, dan mini market ini dalam keadaan aman. Alhamdulillah stok mencukupi walaupun ada beberapa komoditas yang harganya naik, namun tidak signifikan sampai sekarang. Mudah-mudahan hingga dua sampai tiga hari menjelang Lebaran harganya tetap terkendali,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, TPID Kota Banjarbaru melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Selain memantau harga dan ketersediaan barang, monitoring juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah daerah dengan para pedagang serta pengelola ritel modern untuk memastikan rantai distribusi bahan pokok tetap berjalan dengan baik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap melalui pemantauan langsung di lapangan, stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan pokok dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri dengan aman dan terkendali.


