Peringati HAB ke-80, Kemenag Kotabaru Tekankan Kerukunan dan Sinergi

Kabarsiar, Kotabaru – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru menggelar apel peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di halaman Kantor Kemenag Kotabaru, Sabtu (3/1/2026) pagi. Kegiatan diikuti 382 peserta dari jajaran aparatur Kemenag Kotabaru.

Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Drs. H. Ahmad Kamal, S.HI., M.Ag.

Dalam apel tersebut, H. Ahmad Kamal membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) berprestasi, baik di tingkat nasional, provinsi, wilayah, maupun kabupaten.

H. Ahmad Kamal mengatakan apel ini merupakan puncak peringatan HAB Kementerian Agama ke-80 di Kabupaten Kotabaru. Meski demikian, masih terdapat rangkaian kegiatan lanjutan yang akan dilaksanakan.

“Masih ada kegiatan lanjutan, di antaranya jalan sehat kerukunan dan syukuran bersama seluruh ASN yang dijadwalkan pada 7 Januari 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian peringatan HAB telah dilaksanakan sejak 16 Desember 2025 sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi ekshibisi olahraga, santunan dhuafa, kegiatan bersih-bersih tempat ibadah, upacara peringatan, jalan santai kerukunan, hingga syukuran.

Pada momentum HAB ke-80 ini, H. Ahmad Kamal berharap seluruh ASN Kementerian Agama mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memberikan dampak nyata, tidak gagap teknologi, serta mampu mengisi ruang digital dengan konten keagamaan yang inspiratif dan menyejukkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan dan mitra kerja yang telah mendukung terselenggaranya peringatan HAB ke-80, termasuk Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Forkopimda, perbankan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, serta pihak terkait lainnya.

Berita Populer