Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab HST Bersihkan Drainase dan Tanam 50 Pohon

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar aksi bersih lingkungan, normalisasi drainase, dan penanaman 50 pohon di kawasan Jalan Desa Matang Ginalon, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, itu melibatkan sekitar 350 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah, kecamatan, hingga pemerintah desa. Aksi serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Gusti Rosyadi Elmi mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam.

“Peringatan tahun ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum untuk memperkuat aksi nyata,” ujarnya.

Menurutnya, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, harus diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang dimulai dari lingkungan sekitar. Ia menilai keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam kegiatan tersebut menjadi bukti adanya komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

“Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga guna menciptakan wilayah yang bersih dan asri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Mursyidi, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2026.

Ia mengatakan aksi yang dilakukan tidak hanya berupa kerja bakti membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemungutan sampah, normalisasi saluran drainase, serta penanaman 50 pohon di sepanjang lokasi kegiatan. Menurut Mursyidi, upaya tersebut dilakukan untuk memastikan saluran air berfungsi dengan baik, mengurangi potensi banjir, sekaligus meningkatkan kualitas udara melalui penghijauan.

“Kami berupaya memastikan seluruh drainase berfungsi dengan baik agar lingkungan lebih sehat dan terhindar dari potensi banjir. Selain itu, aksi penanaman pohon juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara dan penghijauan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan gerakan peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, salah satunya melalui kebiasaan membawa botol minum atau tumbler dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Deni Era Yulyantie, bersama jajaran PKK. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih dengan memulai dari lingkungan keluarga.

“Kami berharap kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan saat kegiatan peringatan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Berita Populer