Kabarsiar, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IV Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Kegiatan yang berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (9/6/2026), menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanah Bumbu, Rusdiansyah, menegaskan bahwa penguatan kompetensi kepemimpinan merupakan langkah strategis untuk menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, dan inovatif.
Menurutnya, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas menjadi instrumen penting dalam membentuk aparatur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta menjawab berbagai tantangan birokrasi dan pelayanan publik.
Ia menjelaskan, pejabat pengawas atau pejabat eselon IV memiliki peran vital sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah, karena berada di garis terdepan dalam pelayanan masyarakat, pelaksanaan program pembangunan, dan pengelolaan sumber daya organisasi.
Karena itu, kemampuan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil menjadi kebutuhan yang harus dimiliki setiap pejabat pengawas.
Dalam kesempatan tersebut, peserta pelatihan juga didorong untuk menghasilkan aksi perubahan yang tidak hanya menjadi syarat penyelesaian pelatihan, tetapi mampu diimplementasikan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Bupati berharap setiap inovasi yang lahir dari pelatihan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurutnya, ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan pemerintah saat ini terus meningkat, sehingga aparatur dituntut bekerja lebih cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada hasil.
“Kepemimpinan pengawas harus mampu menjadi penggerak perubahan di unit kerja masing-masing, mendorong budaya kerja yang inovatif, serta membangun kolaborasi yang kuat dalam mencapai tujuan organisasi,” pesannya.
Ia optimistis pelatihan tersebut akan melahirkan pemimpin-pemimpin pengawas yang memiliki kompetensi, karakter, serta semangat pengabdian tinggi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
“Saya berharap Saudara dapat menjadi agen perubahan yang mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Sekretaris BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan Rina Astuti yang mewakili Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, para widyaiswara BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, serta Tim Aksi Percepatan Pembangunan Daerah (AP2D) Tanah Bumbu yang dipimpin Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap lahir aparatur yang mampu menjadi motor perubahan dalam birokrasi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


