Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah merealisasikan pembangunan 1.000 rumah layak huni bagi masyarakat melalui program bedah rumah pada tahun 2025. Program tersebut menjadi salah satu capaian yang disampaikan pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten HST ke-66.
Bupati Hulu Sungai Tengah Samsul Rizal mengatakan, realisasi 1.000 rumah layak huni merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi janji kampanye serta pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Program bedah rumah tersebut dijalankan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten HST lewat Program Bantuan Rumah Swadaya Tahun 2025 dengan total anggaran sekitar Rp25 miliar. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator, sementara masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan rumah.
Setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp25 juta, yang terdiri atas Rp20 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp5 juta untuk upah tenaga kerja. Seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi agar program tepat sasaran.
Dari total 1.000 unit rumah yang dibangun, sebanyak 925 unit berada di luar kawasan kumuh dan 75 unit berada di kawasan kumuh. Program ini menjangkau 11 kecamatan dan ratusan desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Berdasarkan laporan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman HST, hingga akhir tahun 2025 sebanyak 885 unit rumah telah selesai dibangun. Sementara itu, 115 unit lainnya telah mencapai progres lebih dari 65 persen dan ditargetkan rampung sebelum Desember 2025 berakhir.
Bupati Samsul Rizal menyampaikan bahwa program bedah rumah akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga selaras dengan kebijakan nasional Asta Cita Presiden melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang mendorong pembangunan tiga juta rumah secara nasional.
Pemerintah daerah berharap melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan perumahan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Hulu Sungai Tengah.


