Purna Tugas Sekda Muhammad Yani, Bupati HST Soroti Dedikasi dan Capaian Selama Mengabdi

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal mengapresiasi pengabdian Muhammad Yani selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) HST. Dedikasi dan kontribusinya dinilai telah memberikan dampak besar terhadap pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Samsul Rizal saat menghadiri ramah tamah purna tugas Sekda HST Muhammad Yani di Pendopo Bupati HST, Selasa (1/9/2026) malam.

Menurut Samsul Rizal, berakhirnya masa tugas Muhammad Yani bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi juga menjadi penanda berakhirnya satu fase panjang pengabdian seorang aparatur bagi daerah.

Ia menilai Muhammad Yani telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, sekaligus memberikan berbagai gagasan dan masukan yang turut memperkuat jalannya pemerintahan Kabupaten HST.

“Ulun selaku Bupati Hulu Sungai Tengah jujur dan bersyukur ketemu Pak Yani yang memang kerjanya luar biasa, secara maksimal untuk membangun Hulu Sungai Tengah,” ujar Samsul Rizal.

Ia menyebut pengalaman dan pemikiran Muhammad Yani selama menjalankan tugas menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kontribusi tersebut tidak hanya terlihat dalam administrasi pemerintahan, tetapi juga dalam upaya mendorong berbagai agenda daerah agar berjalan lebih optimal.

Samsul Rizal juga menilai komunikasi, koordinasi, dan sinergi yang telah terbangun selama ini menjadi modal penting dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, hubungan kerja yang baik diperlukan agar setiap kebijakan yang disusun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Muhammad Yani menyampaikan bahwa berakhirnya tugas kedinasan bukan berarti berakhirnya pengabdian kepada daerah. Ia tetap membuka ruang untuk bersinergi dan membantu pemerintah daerah sesuai dengan kapasitasnya setelah memasuki masa purna tugas.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Yani turut menyinggung salah satu capaian selama masa pengabdiannya, yakni perbaikan kinerja perusahaan air minum daerah. Ia menyebut perusahaan yang sebelumnya mengalami kerugian sekitar Rp400 juta kemudian mampu berbalik membukukan keuntungan lebih dari Rp5 miliar setiap tahun setelah dilakukan pembenahan.

Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran hasil pembenahan yang dilakukan selama masa pengabdian. Bagi pemerintah daerah, pengalaman dan hasil kerja tersebut menjadi bagian dari kontribusi yang dapat terus dikenang meski masa jabatan telah berakhir.

“Jabatan boleh berakhir, masa tugas boleh selesai, tetapi silaturahmi, persaudaraan, dan kenangan tidak akan berakhir,” kata Samsul Rizal.

Bupati HST juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama berinteraksi dengan Muhammad Yani. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin tetap terjaga meskipun keduanya tidak lagi berada dalam ikatan kedinasan yang sama.

Rangkaian ramah tamah ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Bupati dan Wakil Bupati HST bersama unsur Forkopimda kepada Muhammad Yani sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya bagi Kabupaten HST.

Berita Populer