Ribuan Paket Bantuan Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir di Labuan Amas Utara

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Labuan Amas Utara, Senin (5/1/2026).

Bantuan tersebut bersumber dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Samsat se-Kalimantan Selatan. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Banjir yang terjadi sejak 26 Desember 2025 lalu menyebabkan ribuan rumah warga terendam di sejumlah desa. Data terakhir mencatat sebanyak 588 rumah di Desa Sungai Buluh terdampak, 378 rumah di Desa Rantau Bujur, 378 rumah di Desa Mantaas, 158 rumah di Desa Tabat, serta 150 rumah di Desa Pahalatan.

Total bantuan yang disalurkan sebanyak 1.450 paket logistik. Setiap paket berisi beras, gula, mi instan, sarden, teh, serta kebutuhan pokok lainnya yang dibutuhkan warga selama masa pemulihan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muhammad Yani, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabanjir.

Menurutnya, pelayanan darurat menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga penerima.

Penyaluran bantuan dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah bersama tim Samsat Kalimantan Selatan, serta melibatkan unsur kecamatan, aparat TNI dan Polri, perangkat desa, dan relawan.

Sementara itu, Pembakal Desa Pahalatan, Ramli, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada warganya. Ia menyebut banjir telah mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan merendam sebagian rumah warga dan tempat ibadah.

Ramli berharap kondisi segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

Berita Populer