Satlantas Polres Kotabaru Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Kabarsiar, Kotabaru – Suasana ceria mewarnai SDN Sigam, Kabupaten Kotabaru, Kamis (8/1/2026) pagi, saat puluhan siswa kelas III hingga VI mengikuti edukasi keselamatan lalu lintas yang digelar Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Kotabaru melalui program Police Goes to School.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kotabaru Ipda Wahyu Bagus Pratama. Dalam penyampaiannya, ia memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini sesuai Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

Ipda Wahyu juga menyoroti penggunaan sepeda listrik yang semakin marak di kalangan anak-anak. Menurutnya, pemahaman aturan serta aspek keselamatan dalam penggunaan kendaraan perlu ditanamkan sejak dini untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sebagai bentuk motivasi, kegiatan tersebut diramaikan dengan pembagian hadiah berupa helm standar anak dan tumbler kepada para siswa. Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru turut memberikan dukungan melalui penyerahan paket buku serta bantuan pendidikan lainnya kepada pihak sekolah.

Kolaborasi antara kepolisian dan Dinas Pendidikan ini mendapat sambutan positif dari pihak SDN Sigam. Salah seorang guru menyampaikan apresiasi atas kepedulian terhadap keselamatan dan pendidikan peserta didik. Ia menilai metode edukasi yang dikemas secara interaktif membuat anak-anak lebih mudah memahami pentingnya penggunaan helm dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Ipda Wahyu menjelaskan bahwa tujuan utama program Police Goes to School adalah membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak dini untuk menciptakan generasi yang tertib dan berbudaya keselamatan. Ia berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing sekaligus menumbuhkan kedekatan anak-anak dengan institusi kepolisian.

Melalui pembagian helm secara simbolis, para siswa diharapkan tidak hanya memahami keselamatan secara teori, tetapi juga mulai menerapkan penggunaan alat pelindung kepala saat beraktivitas di jalan raya.

Berita Populer