TMMD ke-129 HST Rampung, 1.250 Meter Jalan hingga Rumah Warga Berhasil Dibangun

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi ditutup setelah seluruh sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan 100 persen.

Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Budi Syukur Ilung, Kecamatan Batang Alai Utara, Kamis (13/8/2026) pagi. Rangkaian kegiatan TMMD berlangsung selama satu bulan, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan 150 personel gabungan TNI, Polri, serta unsur pemerintah daerah.

Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk pengabdian TNI yang mengintegrasikan kekuatan lintas sektor untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penentuan sasaran kegiatan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta diselaraskan dengan rencana pembangunan daerah agar hasilnya dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

Pada TMMD ke-129 di HST, seluruh sasaran fisik telah rampung 100 persen. Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan jalan sepanjang 1.250 meter, perbaikan dua unit rumah tidak layak huni, pembangunan satu musala, satu MCK, serta satu tempat mandi air bersih.

Selain pembangunan fisik, sejumlah sasaran nonfisik juga berhasil dituntaskan. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan bela negara, pertanian, kesehatan, dan hukum, serta pelayanan pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada masyarakat.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten HST melalui anggaran sebesar Rp1,25 miliar untuk sasaran fisik. Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan turut memberikan dukungan Rp125 juta untuk menunjang pekerjaan tambahan.

Pelaksanaan TMMD turut disinergikan dengan lima program unggulan TNI Angkatan Darat, yakni ketahanan pangan, penyediaan air bersih, perbaikan rumah, penurunan stunting, dan pelestarian lingkungan.

“Sesuai laporan, seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah selesai 100 persen tanpa kendala, berkat dukungan penuh pemerintah daerah dan gotong royong warga,” ujar Ardiansyah.

Ia mengatakan, seluruh hasil pembangunan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dipelihara dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Pekerjaan ini kini kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah untuk dipelihara dan dimanfaatkan secara berkelanjutan demi kemanfaatan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, amanat Kasad menegaskan bahwa berakhirnya TMMD bukan berarti berakhir pula kepedulian terhadap masyarakat. Seluruh pihak diharapkan terus menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Semangat kebersamaan yang terbangun antara prajurit TNI dan masyarakat selama pelaksanaan TMMD juga diharapkan tetap terpelihara sebagai wujud pengabdian TNI yang senantiasa hadir bersama rakyat.

Berita Populer