Kabarsiar, Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif secara resmi membuka kegiatan Orientasi dan Pra Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sekaligus melakukan soft launching Rumah Aksi Pembangunan, Minggu (8/2/2026) di Hotel Lotusa, Simpang Empat.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu untuk tahun mendatang, sekaligus memperkuat sistem perencanaan yang lebih terukur dan berbasis kinerja.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu 2025–2029.
Menurutnya, periode ini merupakan fase konsolidasi, akselerasi, dan penguatan hasil pembangunan guna memastikan target-target RPJMD dapat tercapai secara optimal.
Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan pembangunan daerah tetap berlandaskan pada visi Kabupaten Tanah Bumbu, yaitu Mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam misi pembangunan daerah yang meliputi penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan daya saing ekonomi daerah, pemerataan pembangunan infrastruktur dan wilayah, reformasi birokrasi serta tata kelola pemerintahan, dan penguatan kehidupan sosial, budaya, serta lingkungan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengumumkan tema pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2027, yakni “Transformasi Infrastruktur Ekonomi dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.”
“Tema ini menegaskan bahwa tahun 2027 adalah fase transformasi struktural, bukan sekadar melanjutkan rutinitas pembangunan,” ujar Andi Rudi Latif.
Ia menjelaskan, transformasi yang dimaksud mencakup tiga aspek utama. Pertama, transformasi infrastruktur yang diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas dan inklusif, penguatan infrastruktur ekonomi untuk mendukung hilirisasi sektor unggulan, serta pengembangan infrastruktur digital sebagai fondasi ekonomi modern.
Kedua, transformasi ekonomi melalui penguatan ekonomi lokal berbasis sumber daya unggulan, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, serta peningkatan investasi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketiga, transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi layanan pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan yang cepat dan transparan, serta reformasi birokrasi berbasis kinerja dan inovasi.
Bupati juga menekankan pentingnya menerjemahkan empat arahan Presiden RI Prabowo Subianto secara konkret dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam penyusunan RKPD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2027.
Selain itu, Andi Rudi Latif menegaskan bahwa setiap program dan kegiatan yang dibiayai melalui APBD harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Setiap rupiah APBD harus berdampak, setiap program harus memberi hasil, dan setiap kegiatan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia mengingatkan seluruh jajarannya untuk meninggalkan paradigma lama perencanaan yang bersifat administratif. Perencanaan pembangunan daerah, menurutnya, harus berbasis data dan bukti, terintegrasi dengan penganggaran dan pengendalian, berorientasi pada hasil dan dampak, serta selaras dengan indikator RPJMD dan kebijakan nasional.
Untuk itu, Bupati meminta setiap kepala perangkat daerah menyusun rencana kerja berbasis target RPJMD, menyelaraskan indikator kinerja program dengan indikator kinerja utama daerah, mengintegrasikan program prioritas nasional dan provinsi, serta menjamin keterhubungan antara RKPD, KUA-PPAS, hingga APBD.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Andi Rudi Latif juga meluncurkan Rumah Aksi Pembangunan sebagai platform kolaborasi perencanaan dan inovasi kebijakan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Rumah Aksi Pembangunan dirancang menjadi pusat koordinasi lintas sektor, laboratorium inovasi daerah, ruang partisipasi publik, serta media monitoring dan evaluasi pembangunan.
“Rumah Aksi Pembangunan ini adalah wujud komitmen Tanah Bumbu menuju tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan modern,” ucapnya.
Kegiatan Orientasi dan Pra FKP RKPD 2027 menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Sekretaris Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Dr. Andi Taufik, Direktur Strategi Penguatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Widhi Novianto, Tim Aksi Percepatan Pembangunan Daerah Tanah Bumbu Prof. H. Murtir Jeddawi, Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Yulian Herawati, Kepala BPS Tanah Bumbu Ihsan Nulhakim, serta Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Kalsel Irwan Yunizar.
Acara tersebut diikuti oleh Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah se-Kabupaten Tanah Bumbu.


