Usai Khatam Al-Qur’an, Wabup HST Dorong Santri Terus Perdalam Ilmu Agama

Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Gusti Rosyadi Elmi mengajak para santri dan santriwati tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan khataman Al-Qur’an. Ia mendorong mereka terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Gusti Rosyadi saat menghadiri Khataman Al-Qur’an TK/TP Al-Qur’an Unit 039 Al Musyarrafah Belanti di Masjid Assalikin, Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara, Minggu (2/8/2026).

Sebanyak 23 santri dan santriwati mengikuti prosesi khataman yang mengusung tema “Dengan Semangat Memperingati Khatmil Qur’an Mari Kita Ciptakan Generasi Qur’an dan Menjadikan Pedoman Hidup Masa Depan.”

Gusti Rosyadi menyampaikan rasa syukur dapat menyaksikan para santri menyelesaikan bacaan Al-Qur’an hingga 30 juz. Menurutnya, khataman merupakan momentum penting yang menunjukkan keberhasilan pendidikan dasar Al-Qur’an sekaligus menjadi awal bagi para santri untuk melanjutkan proses belajar ke tahap yang lebih luas.

“Khataman Al-Qur’an bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Saya berharap anak-anak tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus belajar dan rutin membaca Al-Qur’an,” ujar Gusti Rosyadi Elmi.

Ia menekankan, khataman bukanlah akhir dari perjalanan belajar Al-Qur’an. Para santri justru diharapkan semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Menurutnya, membaca Al-Qur’an tidak harus dilakukan dalam jumlah banyak setiap hari. Hal yang lebih penting adalah menjaga keistiqamahan agar kebiasaan tersebut terus melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Wabup juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak dalam memperdalam ilmu agama. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak agar memiliki akhlak mulia, disiplin beribadah, serta berbakti kepada orang tua.

Sementara itu, Ketua TK/TP Al-Qur’an Unit 039 Al Musyarrafah Belanti, Ustaz Muhammad Mahdi, menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan Al-Qur’an anak-anak mereka kepada lembaga tersebut.

Ia juga berterima kasih kepada para ustaz dan ustazah yang telah membimbing para santri hingga mampu menyelesaikan pendidikan dasar membaca Al-Qur’an.

“Kepada 23 santri yang hari ini khatam, jangan berhenti belajar. Kata tamat bukan berarti selesai. Masih banyak ilmu yang harus dipelajari. Teruslah mengaji dan tuntutlah ilmu sampai akhir hayat,” katanya.

Muhammad Mahdi menambahkan, khataman Al-Qur’an merupakan agenda tahunan yang mendapat dukungan dari masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada para santri yang telah menyelesaikan tahapan dasar pembelajaran Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Labuan Amas Utara Akhmadi, pengurus DPD BKPRMI, Ketua GOW HST, Ketua TP PKK Kecamatan Labuan Amas Utara, Kepala KUA Kecamatan Labuan Amas Utara, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, ustaz, ustazah, serta masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan penghargaan kepada para santri. Khataman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus menuntut ilmu sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah.

Berita Populer