Kabarsiar, Hulu Sungai Tengah – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggencarkan penguatan peran guru wali melalui berbagai program guna menghadapi tantangan era digital.
Upaya tersebut ditegaskan Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Peran Guru Wali dalam Membentuk Karakter Murid yang digelar di Aula Bapperida Lantai 2, Barabai, Jumat (6/3/2026).
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, guru wali memiliki posisi strategis dalam mendampingi siswa, tidak hanya dalam proses pembelajaran, tetapi juga dalam membentuk sikap, etika, serta nilai-nilai kehidupan sehari-hari.
Ia menilai, di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi peserta didik semakin beragam sehingga peran guru wali menjadi semakin penting dalam memberikan arahan dan pendampingan yang tepat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, menjelaskan bahwa kegiatan rakor ini bertujuan untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi para guru wali dalam mengawal penguatan karakter murid.
Ia berharap para guru wali dapat menjadi garda terdepan dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut peran guru wali diharapkan semakin optimal dalam membimbing dan mengarahkan siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter.
Anhar mengungkapkan, kegiatan ini sejatinya mengundang seluruh guru wali jenjang SMP se-Kabupaten HST dengan total peserta mencapai 517 orang yang terdiri dari pengawas, kepala sekolah, dan guru.
Namun, karena keterbatasan kapasitas tempat, pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi lima angkatan. Rinciannya, Angkatan 1 diikuti 82 peserta, Angkatan 2 sebanyak 110 peserta, Angkatan 3 sebanyak 111 peserta, Angkatan 4 sebanyak 107 peserta, dan Angkatan 5 sebanyak 107 peserta.
Pada pelaksanaan Angkatan 4, delapan sekolah turut ambil bagian sebagai peserta, di antaranya SMPN 16 HST, SMPN 20 HST, SMPN 25 Satap HST, SMPN 28 HST, SMPN 29 HST, SMPN 32 Satap HST, SMPN 34 Satap HST, dan SMPN 35 Satap HST.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara guru wali, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan semakin kuat dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik di lingkungan sekolah, khususnya dalam menghadapi tantangan di era digital.


